Friday, September 21, 2018

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa saat ini situasi wilayah Idlib meningkat. Moskow dan Damsakus telah merencanakan untuk melakukan serangan terhadap warga Suriah. Idlib sendiri merupakan salah satu wilayah di Suriah dimana teroris Jabhat Nusra menempati wilayah tersebut. Pada hari Kamis Recep Tayyip Erdoggan selaku presiden Turki menyatakan bahwa Moskow, Teheran dan Ankara telah melakukan kerjasama untuk mengatasi konflik yang terjadi di wilayah Idlib yang ditempati oleh militan Suriah. Konflik Idlib ini diberitakan pada Berita Timur Tengah Terkini yang mana berita tersebut dapat anda akses di media berita online matamatapolitik.com.

Bahkan sebelumnya Mikhail Bogdanov selaku Wakil Menteri Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa Rusia telah melakukan pembicaraan mengenai situasi di wilayah Idlib bersama dua negara yang menjamin genjatan senjata di Suriah. Dua negara tersebut adalah Iran dan Turki. Melihat sejarah kota Aleppo yang merupakan kota terpadat di Suriah. Kota ini sudah lama berada dibawah kendali militan dan kelompok oposisi. Selama empat tahun terjadi pertempuran sengit, akhirnya kota Aleppo hancur pada akhir tahun 2016. Melihat kejadian yang menimpa kota Aleppo, pemerintahan Rusia sangat prihatin terhadap kondisi Idlib dan menginginkan kondisi Idlib akan normal kembali.

Saat ini, sebagian besar wilayah kota Idlib dan sekitarnya bebas dari pengawasan pasukan pemerintahan Suriah. Wilayah tersebut dikuasai oleh kelompok teroris dan kelompok oposisi bersenjata. Rusia menginformasikan bahwa kelompok teroris telah melakukan serangan terhadap pasukan pemerintahan Suriah dari waktu ke waktu. Pembicaraan Rusia dengan Iran dan Turki tentang situasi Suriah ini telah disetujui oleh menteri Luar Negeri Uni Soviet. Perundingan ini dilakukan pada hari Kamis selama tiga jam. Perundingan ini membahas situasi di Idlib, Suriah yang harus dihindari. Perundingan ini nantinya akan mempengaruhi perkembangan di Idlib.

Melihat tujuan perundingan tersebut, Menteri Luar Negeri Uni Eropa memberikan persetujuan untuk mengatasi konflik yang terjadi di Idlib. Bahkan ini merupakan jalan terbaik untuk mencegah serangan-serangan terjadi kembali di wilayah Idlib. Berita Timur Tengah Terkini ini juga memberitakan bahwa Federica Mogherini Kepala Polisi Asing Uni Eropa membenarkan keputusan yang diambil oleh Menteri Luar Negeri Uni Eropa pada perundingan tersebut. Berita timur tengah ini bisa anda dapatkan di media berita online matamatapolitik.com yang menyediakan berita aktual dan terlengkap yang bisa anda akses dengan mudah.

0 comments :

Post a Comment